Gugatan Karyawan Diterima, Bakrie Life Diminta Segera Bayar Pesangon

Herdaru Purnomo - detikFinance 

Jakarta - Karyawan PT Asuransi Jiwa Bakrie (Bakrie Life) yang tergabung dalam Forum Karyawan Bakrie Life Menggugat (FKBLM) mendesak manajemen untuk segera memberikan hak-hak karyawan berupa pesangon secara tunai. 

Hal ini mengikuti putusan Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) yang memenangkan gugatan yang diajukan FKBLM. Bakrie Life tercatat memiliki kewajiban pesangon 'hanya' Rp 3 miliar. 

"FKBLM, berharap agar pihak perusahaan segera melaksanakan keputusan pengadilan PHI. Karena tindakan manajemen Bakrie Life terhadap karyawannya, sangat mencoreng nama besar Bakrie yang terkenal dengan kearifannya dan mengayomi seluruh karyawan-karyawan yang bekerja dibawah naungan Kelompok Usaha Bakrie," ungkap Koordinator FKBLM, Robby kepadadetikFinance di Jakarta, Jumat (23/9/2011).

Menurut Robby, Majelis Hakim memutuskan Bakrie Life telah melakukan PHK dalam rangka efisiensi perusahaan, untuk itu FKBLM berhak mendapatkan hak-hak nya atas tindakan PHK perusahaan tersebut sesuai dengan UU ketenagakerjaan dan dibayarkan tunai (bukan dibayar melalui MSN).

"Adapun bukti bukti yang menjadi pertimbangan antara lain, Surat Keputusan Direksi yang diterbitkan perusahaan yang berisi keputusan perusahaan melakukan tindakan PHK dan pesangon dibayarkan dengan MSN atau surat hutang dan tidak adanya hasil audit independent yang menyatakan keuangan perusahaan dalam kondisi buruk," tegasnya.

"Secara umum Majelis Hakim PHI dengan tegas menyatakan bahwa UU Ketenagakerjaan harus dipatuhi oleh semua pihak termasuk Bakrie Life," imbuh Robby.

Seperti diberitakan sebelumnya FKBLM akhirnyamemenangkan gugatan yang dialamatkan kepada perusahaan asuransi jiwa milik Grup Bakrie tersebut. Dalam putusan di Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) Majelis Hakim menyatakan gugatan tersebut diterima dan menyatakan Bakrie Life untuk tidak membayar pesangon dengan menggunakan surat utang.

Ketika dikonfirmasi mengenai hal ini, Direktur Utama Bakrie Life Timoer Sutanto mengungkapkan masih akan melakukan konsolidasi dengan Grup Bakrie mengenai pembayaran pesangon. Ia mengatakan Grup Bakrie tidak memiliki dana.

"Masih dibicarakan dan dikonsolidasikan kepada Grup. Grup tidak memiliki dana," kata Timoer melalui pesan singkat yang diterima detikFinance.

Bakrie Life sebelumnya melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) secara sepihak terhadap sejumlah karyawannya. PHK itu juga menyalahi aturan karena pembayaran pesangonnya memakai surat utang. Padahal total pesangon yang harus dibayar 'hanya' sebesar Rp 3 miliar. 
  • No Comment for this post
Name:
Email:
Comment:
*Max. 300 Characters, Left Character(s)
Security Code
     
   
  • Bagikan

Other News